Hari Ini Untuk Hari Esok
Hidup adalah senyawa
Yang harus di tempuh
Dengan sejuta makna
Bersanding di dunia fana
Untuk kembali hidup
Di alam yang baqa
Meski sulit
Ini harus terlampau
Hari ini adalah
Hidup untuk hari esok
dan hari esok adalah
Hidup untuk hari lusa
Lusa Hidup untuk masa depan
“Mungkinkah Masa Depan?”
Mungkin
“Apabila masa depanku surut?”
Tetaplah tempuh
“Tapi aku sirna,mati..
Mengapa mesti hidup?”
Karena kematian adalah
jembatan hidup yang kekal
Februari 28, 2008